Kamis, 03 Januari 2013

♥¦♥Senja Itu♥¦♥


Senja yang begitu indah.. Kicauan burung dipadang rumput begitu syaduh terdengar.. Damainya jiwa terasa saat itu.. Tak ingin rasanya segera berlalu dari keindahan dikala senja.. Tapi sang malam pun tak kuasa menahan diri tuk menampakkan indahnya..

Akhi> Maaf aku benar-benar tidak mengerti hal itu, andai bisa sudah pasti aku lakukan untukmu. 

Ukhti> Sudahlah tak perlu kau beralasan lagi padaku, aku sudah cukup mengerti sekarang, ternyata tidak seindah tulisan-tulisanmu yang selama ini kau tuliskan dan kau katakan kalau kau tujukan kepadaku. 

Akhi> Baiklah jika demikian penilaianmu terhadapku. Tiada guna aku memberi alasan ketidakmampuanku melakukan apa yang engkau inginkan. Aku memang bukanlah insan sempurna yang menjadi impian setiap wanita, aku ini hanya insan yang tak berdaya, insan lemah, insan yang tak punya. Aku bukanlah siapa-siapa dibandingkan mereka yang mengagumi. Aku sadar, aku hanyalah benalu dalam kehidupanmu. Aku hanyalah noda dalam sucinya kehidupanmu. 

Ukhti> Kau selalu seperti itu. Selalu merendahkan dirimu sendiri. Bisakah sedikit saja bersikap dewasa mengatasi masalahmu. Aku itu tidak meminta kau melakukan sesuatu yang berat, aku itu hanya memintamu melakukan sesuatu yang memang sering kau lakukan tapi entah kenapa kali ini kau enggan padahal baru kali ini aku meminta bantuanmu. Aku fikir kau adalah orang pertama yang ada disaat aku butuh, tapi ternyata kau pun sama seperti mereka. Kini aku tahu ternyata cintamu tidak setulus yang kau ucapkan, buktinya kini ada wanita lain yang mengisi hatimu. Tapi tak mengapa, aku turut bahagia mendengarnya, semoga dia bisa membahagiakanmu. 

Akhi> Aku sangat ingin membantumu tapi aku benar-benar tidak mengerti. Dan asal engkau tahu tidak akan pernah ada wanita lain yang aku cintai selain dirimu. Akan aku pastikan hanya dirimu satu-satunya wanita yang aku cintai dan satu-satunya wanita yang ingin aku jadikan kekasih halalku. Aku tak akan memaksa dirimu mempercayaiku, akan aku biarkan berjalan seperti ini hingga kelak semua nyata bahwa aku hanya mencintaimu. Hal itu hanya bisa aku buktikan saat pemilik kehidupan memanggilku. 

Tut... Tut... Tut... Pembicaraan pun terputus... 

♥¦♥¦♥ Sepanjang malam ini aku duduk menyendiri menyesali kejadian senja itu. Seharusnya hal itu tak terjadi andai aku membantunya pada saat itu. Bukankah dia hanya meminta bantuan sesuatu yang sering aku lakukan hanya saja berbeda haluan tapi tetap memiliki dasar yang sama. Ah.. betapa bodohnya diriku tidak lebih berusaha lagi membantunya. Andai saja kejadian senja itu tiada, mungkin saat ini aku masih bisa membaca pesan-pesan singkatnya, mungkin aku masih bisa mendengar suaranya yang senantiasa membuat hatiku tenang, mungkin aku masih bisa merasakan denyut-denyut kebahagiaan menikmati hari-hari bersamanya. Tapi semua kini tinggal cerita masa lalu, tiada lagi sapaan-sapaannya yang membuatku bersemangat melewati hari, tiada lagi candanya yang sering membuatku tertawa. Semua telah berlalu hanya karena ketikmampuanku mengupayakan keinginan senja itu ♥¦♥¦♥ 

♥¦♥¦♥Wahai wanita yang aku rindukan.. Bagaimana kabarmu disana? Semoga Tuhan senantiasa memberikanmu kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan untuk dirimu menjalani rutinitasmu. Semoga Tuhan memberikan hasil terbaik disetiap upaya-upaya yang engkau lakukan. Semoga Tuhan menjagamu dan menjaga seluruh keluargamu. Aku disini dalam kesendirian penuh harap dan keyakinan bahwa aku mampu menjalani semua ini, aku mampu bertahan dalam kesendirian hingga ajal menjemputku. Walau kesendirianku ini tak mampu mengubah segalahnya, tak mampu menghapus kesalahanku terhadapmu, namun aku yakin mampu terus menjalaninya tanpa sedikitpun penyesalan atas apa yang telah aku putuskan♥¦♥¦♥


☺Tersenyumlah☺

Tidak ada komentar:

Posting Komentar