Saat raga tak lagi mampu menahan beban yang begitu beratnya hanya hati yang terus bertahan dan ingin rasanya melepas jiwa menelusuri celah kehidupan agar menemukan keabadian hingga tak ada lagi cerita yang tertinggal.
Sebuah nama tetaplah lekat dihati meski kisah tak lagi ingin meneruskan perjalananannya. Semua kembali hampa seperti dahulu walau getaran semakin kuat namun tak mampu memberikan arti hingga ia pun memilih diam menahan beratnya keinginan.
Ketika malam makin larut dalam peraduannya semakin jelas pula betapa kuatnya rasa yang tak pernah terakui, rasa yang tak pernah memberikan arti, dan rasa yang tak pernah padam walau keadaan senantiasa meragukan.
Hentian ini bukan akhir perjalanan, ini adalah sebuah jalan akhir menuju kesempatan hingga semua tersadari betapa semua yang tertulis dalam kisahnya adalah kebenaran yang diragukan. Senantiasa meyakini hentian ini tak akan sia-sia walau terdiam menunggu kehampaan.
Relaku terus menopang raga yang semakin tersudut seolah tak lagi berarti. Hanya aliran bening yang tak tertahan hingga menelusuri setiap sekat-sekat yang tak terungkap. Mencoba terus menutupi namun rasa tak kuasa menahannya terlihat.
≈Wahai engkau yang meraih rasaku.. Diri yang hina ini tak pernah memaksa.. Tak pernah menyalahkan keadaan.. Tak pernah menyesali.. Dan tak pernah mencoba tuk menjauh..
au yang penuh keindahan.. Tetaplah pada rasa yang ada.. Tak usah menoleh apatah lagi menyapa jika hanya menghadirkan sedihmu.. Biarkan aku dengan rasaku.. Biarkan aku menikmati keputusan ini..
≈Wahai engkau yang paling dekat.. Keraguan yang ada dihatimu takkan pernah melemahkan rasaku.. Takkan pernah menghentikan jalan pilihanku.. Rasaku akan tetap ada untukmu hingga terwujud dalam keabadian..
≈Wahai engkau yang hati tetapkan.. Ada dan tiada rasa yang terbalas tetaplah aku pada tumpuan berpijak.. Tak akan mengakhiri keputusan.. Tak akan mengingkari apa yang telah terucap.. Kelak semua akan nyata di hentian rasaku ini.
>ABADI DALAM PERADUAN MENIKMATI INDAHNYA RASA YANG TELAH MENAFIKAN WAKTU HINGGA ANUGERAH ITU HADIR MENYEMAI KEGERSANGAN HATI<

Tidak ada komentar:
Posting Komentar