Kamis, 03 Januari 2013

≈≈♥SUARA HATI SEORANG WANITA♥≈≈


Wahai engkau yang selalu menuliskan kekaguman padaku.

Wahai engkau yang selalu mengutarakan perasaanmu padaku. 

Wahai engkau yang selalu meyakinkan tulusnya cintamu padaku. 

Ketahuilah aku pun percaya dengan semua itu, aku percaya dengan kesungguhanmu mencintaiku, tapi tidak bagi keluargaku. Mereka ingin mengetahui sejauh mana keseriusanmu padaku, mereka tak akan percaya bila hanya mendengar ceritaku tentang ketulusanmu, mereka ingin mendengarkannya langsung darimu. 

Hanya saja aku pun tak ingin engkau mengatakannya kepada keluarga sebelum aku bertemu denganmu. Maka itu ijinkan aku terlebih dahulu mengenalmu lebih dekat, ijinkan aku mengetahui kehidupanmu yang sebenarnya. Jika selama ini aku hanya membaca tulisan-tulisan yang engkau buat untukku, aku hanya mendengar dari balik telepon genggamku ungkapan rasamu. Kini aku ingin engkau mengucapkannya dihadapanku, maka itu temuilah aku. 

Wahai engkau yang hadir dalam kehidupanku. 

Aku meminta pertemuan itu bukan berarti aku ingin menilai fisikmu. Sungguh aku tidak seperti itu. Bagiku apalah arti fisik yang menawan tanpa dibarengi akhlaq yang baik. Ketahuilah aku menginginkan pertemuan denganmu karena aku ingin tahu sejauh mana kesungguhan mencintaiku. 

Kelak jika aku sudah mengenalmu dan mengetahui kehidupanmu, engkau boleh bertandang kerumah orang tuaku tuk menjalin silaturahmi. Dan bila memang nantinya engkau adalah orang yang berhasil mengetuk hatiku sesungguhnya mereka pun mengharapkan kedatangan untuk meyakinkan mereka. 

Wahai engkau yang mencoba mengobati lukaku. 

Sedikit pun aku tak menutup kesempatan untuk dirimu memilikiku. Tapi aku harap engkau mau bersabar menunggu hadirnya rasa dihatiku untukmu. Sungguh aku pun ingin bahagia merasakan cinta mencintai, tapi itu tak mudah bagiku karena engkau pun tahu aku pernah tersakiti dan luka itu masih ada hingga kini. Jadi bersabarlah bila memang engkau sangat mencintaiku, namun jika engkau tak mampu bertahan dalam penantian rasaku, engkau boleh pergi mencari cinta yang lain. 

Wahai engkau yang selalu memujaku. 

Aku hanya tak ingin engkau menyesali penantianmu, aku tak ingin engkau kecewa olehku, dan aku tak ingin menyiksa hatimu menantiku. Engkau pun berhak bahagia dengan yang lain. Diluar sana ada yang mengharapkan sebagaimana engkau mengharapkanku. 

Namun bila engkau tetap yakin dengan rasamu tuk bertahan mencintaiku jangan salahkan aku bila kelak hatiku memilih insan lain. Kita hanyalah seorang hamba yang tak berdaya atas KuasaNya. Bila di KitabNya telah tertulis namaku bersama dengan insan lain tentu dialah sebaik-baik pendamping bagiku yang telah ditetapkan OlehNya. Aku yakin engkau pun memahami hal itu, jadi aku hanya meminta keikhlasanmu jika tetap engkau ingin bertahan mencintaiku. 

Wahai engkau yang menyayangiku. 

Jangan berputus asa, masih ada harapan untuk engkau bisa aku cintai. Bisa saja esok Tuhan menghadirkan rasa itu padaku. Dan bila rasaku padamu telah hadir, aku mohon jangan tinggalkan aku, aku tak ingin terluka lagi seperti di masa lalu. 

Ketahuilah aku pun bahagia engkau cintai, aku bahagia engkau ada dalam kehidupanku, dan aku ingin engkau selalu ada mengikuti kisahku. Tapi kita ini hanyalah seorang hamba, semua terserah pada TakdirNya. Dan aku harap engkau pun menyerahkan pada Takdir Tuhan. 

♥≈¦~SALAM INDAH DARIKU UNTUKMU~¦≈

Tidak ada komentar:

Posting Komentar