
Aku sangat mencintaimu dan sudah pasti sangat menginginkan dirimu kelak menjadi kekasih halalku, namun aku sangat sadar itu hanyalah sebuah keinginan yang takkan berarti bila aku tak berusaha bertindak meyakinkanmu.
Dan aku pun sadar takkan mudah bagiku memberikan pembuktian cinta karna hatimu bukanlah seperti hati mereka yang mudah mencintai. Semua itu karna hatimu pernah terluka oleh cinta di masa lalu, dan luka itu kini masih terus menjadi penghalang bagiku masuk dalam ruang hatimu.
Namun bukan soal lukamu saja, aku tahu keraguanmu ada karna dirimu juga belum mengenal siapa dan bagaimana kehidupanku. Sejujurnya bukan aku tak ingin memperkenalkan diri lebih jauh, tapi saat ini aku belum layak untuk dirimu kenali lebih jauh, dan aku memang belum siap.
Kini biarlah rasaku menjadi cerita tersendiri, jangan meminta ia untuk pergi, apalagi memintanya untuk mencari wanita lain untuk dicintai. Ketahuilah aku bukanlah lelaki yang mudah merasakan cinta dan mudah berpaling mencari cinta yang lain. Aku tidak terbiasa jatuh cinta, dan saat kesungguhan rasa hadir ia pun tertuju kepada dirimu.
Yang mampu aku lakukan saat ini hanya berserah pada Ketetapan_Nya, terdiam disini dengan harapan-harapan indah, harapan semoga Tuhan menyatukan aku dan dirimu dalam ikatan yang halal dunia akhirat. Dan jika Ketetapan_Nya berbeda dengan keinginan maka tiada alasan untuk tidak tetap mensyukuri Ketetapan_Nya.
Aku sangat yakin Tuhan_Lah yang paling sempurna menilai pantas atau tidak pantasnya aku memilikimu. Aku sangat yakin andai memang dirimu adalah jodoh yang telah tertulis dalam Kitab_Nya sudah pasti kelak hati kita akan menyatu bersama mencari Keridhoan_Nya, bersama menapaki sisa jalan kehidupan menuju Jannah_Nya.
≍Wahai dirimu yang di kejauhan sana, maaf aku tak hadir di dekatmu saat ini karna aku tak ingin mengotori hati yang telah mencintai sebab aku sadar imanku sungguh lemah, aku takut tak sanggup menepis bisikan bila menatap keindahan dirimu≍
≍Tapi percayalah kelak aku akan datang kepadamu membawakan bukti kesungguhan rasaku, dan saat hari itu tiba aku akan mengenalkan siapa aku dan bagaimana kehidupanku, aku ingin dirimu tahu semua tentangku tanpa rahasia sedikitpun≍
≍Dan jika ternyata hatimu tak mampu menanti kesungguhanku, InsyaAlloh aku aku terima sebagai Ketetapan_Nya yang terbaik untuk aku dan dirimu. Aku yakin itulah sebaik-baik Ketetapan_Nya untuk diriku dan untuk dirimu≍
≍Sungguh aku tak bermaksud mengajak hatimu menuju cinta yang semu dengan semua untaian kata-kata yang tertuang dalam surat cinta yang tertulis untuk dirimu, aku melakukan semua itu semata-mata ingin membuat dirimu merasa bahagia dicintai.
≍Aku yakin setiap orang akan merasa senang bila ada yang mencintainya sebagaimana yang pernah dirimu katakan kepadaku sewaktu pertama kali aku mencoba ungkapkan rasaku kepadamu wahai pemilik keindahan hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar