Kamis, 03 Januari 2013

Kenali Aku


Tutuplah mata pada kefanaan agar engkau melihat sebuah realitas. Jika matamu tertuju pada hari ini dan disini maka engkau tidak akan pernah mampu melihat hari esok dan disana. Engkau akan tetap disini hingga keadaan menggiringmu dalam ketidakpastian menuju kekaburan.

Lihatlah kedalam dirimu sudahkah terdapat cahaya yang bisa engkau pantulkan sebagaimana matahari memantulkan cahayanya. Perhatikanlah sudah sucikah ruang itu untuk cahaya bernaung didalamnya. Ataukah dalam dirimu masih terus menampung kefanaan sehinggah pertemuan cermin dengan cahaya tidak bisa terwujud dengan semestinya. 

Percuma engkau menulusuri jalan-jalan lain bila jalan itu bukanlah jalan sesungguhnya. Tidakkah engkau sadari bahwa hanya ada satu tujuan, dan satu hasrat yang harus tertanam dalam dirimu. Disana bukan soal jabatan, bukan soal kekayaan harta, dan bukan soal keindahan fisik, akan tetapi disana hanya ada satu kepastian, hanya ada satu tema, hanya ada satu persinggahan. 

Tidak ada alasan untuk tidak mengenal karna sesungguhnya kita mengetahui tanpa melihat, tanpa mendengar, dan tanpa berbicara. Tiada guna engkau mengitari bumi siang dan malam hanya untuk sebuah kepastian yang fana. Tiada guna engkau mencari disetiap celah kehidupan karna ia ada dalam dirimu. Maka itu kenali dirimu dan pasti akan engkau kenali kemana tujuanmu. 

Atau engkau ingin terus berjalan tanpa tujuan yang pasti, tanpa tujuan yang engkau kenali. Ataukah kini engkau merasa telah saling mengenal. Sungguh bukan itu tujuanmu ada disini, engkau tak perlu dikenal, engkau tak perlu berharap karna sebuah harapan menjadi nyata bila engkau membuat disana menjadi kenyataan dan membuat saat ini dalam kefanaan. 

Engkau bukan malaikat yang hanya pasti berbuat baik, dan engkau juga bukan binatang yang hanya memiliki nafsu, sadarlah engkau itu manusia yang harus berjuang melewati batas-batasmu, engkau harus mencapai disana sebelum engkau berada disini. 

Maka itu capailah kematian disaat engkau masih hidup agar engkau capai kehidupanmu disaat engkau sudah mati. Jika engkau mengikat dua ekor elang yang keduanya masih hidup akan ada empat sayap terlihat, tapi kedua elang itu takkan mampu terbang sebab mereka tentu akan berlawanan, tetapi coba engkau ikatkan elang yang mati ke elang yang masih hidup maka yang hidup mampu membawa terbang elang yang mati. Begitulah pula engkau, tidak mungkin bersama dalam penyatuan bila engkau masih terus hidup, dan tidak mungkin pula kekasihmu yang mati, maka itu engkau harus mati agar bisa berada disamping kekasihmu. 

♥♥♥Aku tidak mengajarkan engkau tentang hari ini, tetapi aku memberitahukanmu tentang hari ini. Engkau tidak perlu mengerti kalimatnya karna ucapanku hanya untuk mereka yang ada masih disini, sedangkan engkau yang menuju kesana telah mengetahui apa yang terbesit dalam jiwamu, dan itulah makna kalimatku♥♥♥

Tidak ada komentar:

Posting Komentar