Menghampakan waktu dalam kisah cintaku hingga tak ada lagi perubahan menjauhkan dari rasa yang telah sekian lama bersemi. Walau kini semua berlalu dan tak lagi ada harapan karna dirimu telah memilih sandaran hati, namun rasa cintaku padamu tak pudar dan tetap berarti menemaniku dalam perjalanan menuju keabadian.
Dan kini malamku tak seindah saat dirimu masih menyapaku, tak ada lagi hiasan mimpiku yang mengantarkan aku dalam jagaku. Buyar sudah harapan indahku, harapan dimana dirimu mengatakan "aku pun mencintai dirimu". Meghibur hati yang semakin lara dalam kesendiriannya, bertahan demi satu janji yang tulus kepada dirimu yang aku cintai.
Walau sejuta tangan yang mencoba menarik ke arah cinta yang lain takkan aku hiraukan seberapa keras pun tangan-tangan menarikku karna aku akan tetap disini mengukir sejarah cinta terakhirku kepada dirimu. Kan selalu kuindahkan selama jiwa ini masih dalam raga yang terbatas menggapai mimpinya merangkul dalam dekapan cinta yang halal.
Derai air mata ini masih terus membasahi lembaran-lembaran cerita indahku yang menghilang dalam kabut malam tak berbintang. Betapa kesendirian yang sangat sulit aku terjemahkan dalam bahasa ragaku yang telah lemah bagai tak bernyawa lagi. Penopangku tak mampu hadir mengukir sejarah penuh hikmah, sejarah yang takkan pernah terulang lagi.
Dalam diamku kini masih terus memikirkan dirimu yang kini menikmati indahnya rasa yang menyatu dalam janji ketulusan hingga nanti benar-benar dalam ikatan yang tak lagi terpisahkan oleh dimensi. Terkadang rasa bersalah hadir seolah ingin mengubur kenanganku, tapi aku tak berdaya menahan gejolak jiwaku, tak kuasa aku menahan kerinduanku pada dirimu.
Aku memang terlanjur mencintaimu dan takkan pernah aku sesali keputusanku karna aku syukuri rasaku ini walau rasamu bukanlah untukku. Dan semua telah tejadi dalam sekejap saja tanpa sedikit pun keraguan tuk engkau berlalu pergi menikmati kisah yang dinanti sekian lamanya.
♥¦♥¦♥Ya Allah... Bersalahkah aku bila masih terus mencintainya walau cintanya tak pernah aku dapatkan dan kini ia telah menemukan bahagianya? Ya Allah... Rasa adalah AnugerahMu, salahkah aku yang bertahan dengan AnugerahMu? Ya Allah... Naifkah aku bila aku tak menginginkan hadirnya cinta yang baru dihatiku? Ya Allah Ya Robb... Engkau penguasa hatiku, Engkau yang berhak menetapkan kemana hatiku memilih, maka itu aku memohon Kasih SayangMu, tetapkanlah hatiku mencintainya, tetapkanlah hatiku terdiam tanpa cintanya, dan tetapkanlah hatiku agar tidak terkotori cinta yang semu♥¦♥¦♥

Tidak ada komentar:
Posting Komentar