Berlalu kian berlalu penantian rasaku kepada dirimu yang di kejauhan sana. Tak letih aku disini sendiri walau tanpa harap. Tak ingin melangkah menghampiri, dan tak mungkin aku lagi menghapus rasa. Aku akan bertahan menemani kisah yang tak seindah angan dahulu.
Tersenyum dibalik tirai kesedihan, mencoba menutupi kepiluan hati dan masih terus menikmati tetesan airmata dalam keheningan kerinduan cinta. Renungan rasa yang tak kunjung terbalaskan menghadirkan tangisan di jiwa hingga tak dapat lagi aku selami rerintihan itu.
Dalam kebisuanku sesungguhnya hati sangat mengharap dirimu dapat menerima semua rasaku dan merangkumnya dalam penyatuan yang abadi. Namun rasaku bukanlah rasamu, aku pun harus mencoba menghilangkan harapan indahku, menepis semua angan tentang rasaku yang ingin menyatu.
Semakin menyadari hati takkan mungkin bersatu dan menyadari rasa takkan mungkin terbalaskan, bertahan dalam kesendirian jadi pilihan tepat buat raga dan hati. Kurengkuh kesempatan ini kan aku jadikan saksi kesungguhan rasaku yang terus dirimu ragukan.
***Wahai pemilik keindahan hati, maafkan aku yang hadir dalam kehidupanmu tanpa memberikan kebahagiaan. Maafkan aku yang tak mampu menyembuhkan luka di hati indahmu. Maafkan aku yang harus benar-benar pergi menjauh dari kehidupanmu. Maafkan aku yang telah ingkar janji kepadamu.
***Wahai yang aku sayangi dengan kesungguhan hati, pahamilah kepergianku ini bukan karna aku lelah mengharap rasamu, bukan karna aku tak lagi mencintaimu, dan bukan karna aku ingin melukaimu. Tapi, aku melakukan ini karna rasaku semakin bertambah, aku semakin mencintaimu, dan semua itu membuat hatiku ingin memilikimu.
***Wahai pemilik akhlaq yang menawan, keistimewaan dirimu di hatiku takkan tergantikan wanita lain hingga pemilik kehidupan menetapkan hari akhir bagiku. Akan aku jadikan dirimu wanita terakhir yang mengisi hatiku, dan akan aku jadikan dirimu wanita terakhir yang pernah hati niatkan untuk menjadikan kekasih halal dunia akhirat.
≈Wahai Pujaanku Maaf Aku Harus Pergi Menjauh. Aku Tinggalkan Jejak Ini Untuk Dirimu Walau Mungkin Takkan Berarti Bagimu.≈
≈Sungguh Aku Sangat Mencintaimu Dan Sungguh Niatku Ingin Menjadikanmu Kekasih Halalku. Tapi Apalah Dayaku, Hingga Detik Ini Ternyata Hati Indahmu Tak Bisa Aku Yakinkan Untuk Membalas Walau Sedikit Rasa Untukku≈
Tidak ada komentar:
Posting Komentar