Kamis, 03 Januari 2013

Pelayan Tuhan "Orang Suci"

Ketika setitik atau cahaya rahmat dari dunia lain memanifestasikan dirinya kepadamu, pada saat itu engkau benar-benar tidak peduli kepada kategori "atas dan "bawah," tidak peduli kepada "tingkat ketuhanan" atau "kepemimpinan," bahkan kepada dirimu sendiri, yang merupakan sesuatu paling dekat dari segala hal lain kepada dirimu.

Bagaimana mungkin orang "suci", yang adalah sumber asal cahaya dan kebahagiaan itu, dapat diikat oleh kategori "atas" atau "bawah"?

Keagungan orang "suci" tidak terdapat pada bentuk luar. Ketinggian dan keagungan yang mereka miliki tidak memiliki sifat. Betapa pun, satu juta "diatas" satu rupiah, tetapi apa artinya "diatas" satu rupiah.

Ketinggian tidak berada pada bentuk luar, karena apabila engkau meletakkan perak pada langit-langit dan sebatang emas di bawah tangga, sebatang emas pasti tetap berada "diatas" perak.

Keunggulan emas tidak karena bentuk fisikalnya. Di dalam dunia makna sejati, karena itu memiliki "hakikat", dia "di atas" di dalam keadaan apa pun.

♥:¦:♥^°^♥:¦:♥

Jiwa manusia adalah "tempat" keraguan dan kemenduaan. Dan tanpa peralatan orang tidak akan pernah bisa melepaskan keraguan dan kemenduaan. Peralatan itu adalah dengan jalan menjadi pecinta. Hanya dengan itu keraguan dan kemenduaan bisa dihilangkan.

.:¦-Cintamu Untuk Sesuatu Membuatmu Buta Dan Tuli-¦:.

Apabila matahari yang di atas langit berada di bawah, dia akan tetap jadi matahari tetapi dunia akan di dalam kegelapan. Dia (matahari) kemudian ditempatkan di atas, bukan untuk kepentingannya, tetapi untuk kepentingan orang lain.

♥◦♥◦♥Orang "suci" lebih penting dari pada kategori "atas" atau "bawah" dan pengagungan dari orang-orang. Orang "suci" sendiri tidak membutuhkan pengagungan. Mereka diagungkan di dalam dan atas nama mereka sendiri♥◦♥◦♥

≈¦≈Tuhan tidak berbicara kepada setiap orang, sebagaimana raja di dunia ini tidak berbicara kepada setiap rakyatnya. Mereka mengangkat perdana menteri yang melalui mereka orang-orang dapat mencapai raja. Maka demikian halnya Tuhan. Dia telah memilih pelayan tertentu hingga siapa pun yang mencari Tuhan dapat menemukan Dia melalui pelayan-Nya≈¦≈

"Carilah orang-orang Tuhan, masuk di antara pelayanku, dan masukilah surgaku" [ QS. 89: 29-30]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar