Minggu, 06 Januari 2013

Jangan Minder Untuk Sukses

"Kamu itu bukan siapa-siapa, kamu terlahir dari keluarga kelas bawah. Gak ada gunanya kamu bermimpi untuk menjadi orang sukses. Memang apa yang kamu miliki? Kamu itu bukanlah seseorang yang berpendidikan, ijazah SD pun kamu gak punya, bagaimana mungkin bisa sukses"

Kata-kata tersebut sangat membekas dalam fikiranku hingga saat ini, bahkan mungkin kata-kata itu akan selalu teringat. Tapi saya bersyukur diperdengarkan kata-kata itu sebab membantu saya menyadari keterbatasanku sehingga saya lebih giat belajar mengembangkan diri.

Sedikitpun saya tidak pernah merasa malu mengakui siapa diri saya yang sebenarnya, kemanapun saya pergi saya selalu mengakui kalau saya memang tidak memiliki pendidikan formal. Namun masih ada saja teman-teman yang mengira saya berbohong, tapi saya tidak begitu mempersoalkan hal itu yang penting buat saya adalah telah berkata jujur siapa diri saya.

Memang tidak mudah menjalani kehidupan tanpa pendidikan yang layak, zaman ini pendidikan formal sangat penting, ingin bekerja diperusahan harus punya ijazah. Belum lagi pandangan negatif orang-orang sekitar tentang "kami" yang tidak berpindidikan. Bahkan saya sendiri pernah mendengar ucapan salah seorang kenalan saya mengatakan "orang-orang tidak berpendidikan hanyalah sampah masyarakat yang menyusahkan".

Saya sendiri merasakan sulitnya bertahan hidup tanpa pendidikan yang layak. Saya harus berusaha dengan giat menjadikan keterbatasan yang saya miliki sebagai pembakar semangat meraih apa yang saya impikan. Saya tidak ingin membatasi diri saya sendiri hanya karena tidak sempat mengecap dunia pendidikan layaknya mereka yang memiliki pendidikan. Bagi saya pribadi, sekolah atau kampus hanyalah sebuah jembatan untuk memperluas wawasan dan kemampuan diri. Kedua hal itu bisa didapatkan diluar sekolah atau kampus asal kita ingin belajar. Dunia pendidikan itu merupakan salah satu wadah bagi yang ingin belajar. Terdapat banyak wadah yang bisa kita jadikan tempat belajar, dan wadah yang paling ialah alam.

Menjadi pintar memang sekolahlah tempatnya, tapi untuk menjadi bijak kita butuh lebih dari sekedar sekolah. Belajar pada proses kehidupan kita sendirilah yang membuat kita bijak, proses kehidupan kitalah yang membentuk karakter dan sifat kita.


Begitu banyak orang yang pintar namun tidak bijak, kenapa demikian.? Sebab ilmu yang ia miliki hanya untuk kepentingan dirinya atau kepentingan kelompok tertentu. Coba bandingkan dengan orang-orang yang bijak, ia bertindak tanpa harus merugikan orang lain, ia bertindak demi kepentingan orang banyak, dan ia bertindak karna ia merasa bertanggung jawab atas persoalan kehidupan.

***

Kembali pada persoalan awal tentang impian. Saya seperti orang kebanyakan yang juga memiliki impian, ingin sukses dalam bidang tertentu atau pencapaian tertentu. Karna saya memiliki keterbatasan untuk mencapainya maka itu saya harus lebih giat dari mereka yang berpendidikan sebab mereka memiliki modal pendidikan sedangkan saya hanya modal keinginan yang kuat dan bertindak untuk mewujudkan impian.

Saya sangat sadar menjadi orang yang sukses itu tidaklah mudah, butuh perjuangan, pengorbanan, tekad yang kuat, optimisme mengejar impian, serta tindakan yang nyata dalam mencapai apa yang saya impikan. Saat orang-orang sedang menikmati akhir pekannya dengan liburan, saya masih harus mengisi dengan kegiatan yang bisa mengantarkan saya pada kesuksesan.

≈MENJADI SUKSES MEMANG SULIT, TAPI JAUH LEBIH SULIT MENJALANI KEHIDUPAN JIKA TIDAK SUKSES≈

Sukses adalah pilihan, bukan keinginan. Hanya modal dengan keinginan saja tidak cukup untuk mencapai kesuksesaan. Kita harus memilih menjadi sukses sebab yakinlah Allah Maha Adil yang menyiapkan kesuksesan bagi siapa saja yang ingin menggapainya.

Tidak ada lasan bagi saya untuk tidak mengejar dan menggapai apa yang saya impikan. Jika mereka mampu, kenapa saya tidak. Saya dan mereka sama-sama punya waktu yang sama, punya tangan, punya kaki, semua raga sama. Yang membedakan hanya pendidikan mereka, tapi kenapa juga saya harus memikirkan pendidikan mereka, toh sudah jelas saya tidak memiliki itu. Yang harus saya fikirkan ialah bagaimana caranya agar saya mampu seperti mereka yang berpendidikan. Harus BISA.!!

≈SUKSES ITU BUKAN KEINGINAN, TAPI SEBUAH PILIHAN. MAKA ITU PILIHLAH MENJADI ORANG YANG SUKSES, BERTINDAKLAH DAN BERTAHANLAH DALAM MEWUJUDKANNYA≈

≈SEMUA ORANG BISA SUKSES, KECUALI MEREKA YANG ENGGAN≈

***

Hal-hal yang membatasi seseorang untuk sukses:

1. >Fikirannya Sendiri<
Belum bertindak ia sudah berifikir dan merasa tidak mampu menjadi orang sukses. Selalu berfikir negatif, dan fikiran itu yang membatasinya bertindak.

2. >Gengsi<
Malu melakukan pekerjaan atau kegiatan yang dianggap oleh sebagian orang "membuang waktu saja". Walau sebenarnya kegiatan itu sangat bermanfaat.

3. >Zona Nyaman<
Tidak bertindak untuk lebih sukses karna merasa nyaman dengan keadaannya, lebih memilih menjadi pegawai tetap agar hasilnya tetap.

***

≈SEMAKIN SERING KITA BERFIKIR POSITIF MAKA SEMAKIN BERANI KITA BERTINDAK MEWUJUDKAN IMPIAN≈

≈JIKA INGIN HIDUP BERGENGSI DI MASA DEPAN, BUANGLAH GENGSIMU HARI INI UNTUK MEWUJUDKAN IMPIAN≈

≈BANGKITLAH DARI ZONA NYAMAN JIKA INGIN BENAR-BENAR MENIKMATI KENYAMAN MENJADI ORANG YANG SUKSES MEWUJUDKAN IMPIAN≈

***

×SALAM SUKSES×

Tidak ada komentar:

Posting Komentar